Amerika Terancam Resesi Lebih Mengerikan dibanding Perang Dagang

Amerika Terancam Resesi Lebih Mengerikan dibanding Perang Dagang

Perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China, membawa imbas pada nilai tukar rupiah dan beberapa mata uang asing lainnya. Karena bagaimanapun ke dua negara raksasa ekonomi tersebut memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun sejatinya Amerika Serikat saat ini sedang mengalami resesi yang jauh lebih penting untuk mendapatkan perhatian pemerintah AS.

Dilansir dari CNBC International, ancaman besar bagi ekonomi AS sesungguhnya adalah berkurangnya mood seks warga Amerika. “Ini menjadi hal serius menyebar ke sejumlah sektor bisnis mulai dari real estate, pakaian hingga kontrasepsi dan berujung pada menurunnya Produk Domestik Bruto (PDB),” tulis jurnalis ekonomi senior AS Jake Novak dalam opininya.

Terang saja, dengan menurunnya hasrat untuk menyalurkan libido, warga Amerika akan mengurangi frekuensi untuk melakukan kencan dengan pasangannya, yang pada akhirnya akan berimbas dengan menurunnya pembelian bunga, konsumsi makanan di restoran dan yang pasti menurunnya pembelian alat kontrasepsi.

Hal ini yang menyebabkan warga AS yang termasuk dalam generasi millenial ini pada akhirnya enggan memiliki hubungan serius apalagi hingga ke jenjang pernikahan.

Untuk menyalurkan hasrat dan libidonya, generasi milenial AS lebih menyukai menghabiskan waktu dengan mengakses situs porno atau bermain game dewasa. Hal ini yang menyebabkan interaksi sosial menjadi semakin berkurang, sehingga warga AS cenderung merasa tidak membutuhkan pasangan.

Pada akhirnya, hal ini juga lah yang mengakibatkan permasalahan serius pada ekonomi AS. Warga AS yang enggan melakukan hubungan seks dan berumah tangga mengakibatkan merosotnya permintaan untuk pembelian rumah baru, tidak adanya anak-anak kecil yang akan dibelikan baju dan tidak ada pembelian alat kontrasepsi yang dipakai untuk sekedar berhubungan atau menunda kelahiran.

Adi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *