Cara Membuat Cake Anti Gagal

Cara Membuat Cake Anti Gagal

Siapa yang tidak suka cake? teksturnya yang lebut dan rasanya yang khas cocok dinikmati di segala suasana. Makanan dengan bahan dasar tepung terigu, mentega dan telur ini hadir dengan berbagai bentuk dan variasi rasa. Agar Anda dapat menerapkan Cara Membuat Cake Anti Gagal ini, Anda harus mempersiapkan alat dan bahan seperti di bawah ini

A. Alat dan Bahan

1. Alat

a. Timbangan
– Pilih timbangan yang jika ditekan selalu kembali ke angka nol.
– Ketika akan digunakan, tempatkan timbangan pada posisi datar.

b. Mikser
– Gunakan mikser yang memiliki kecepatan tinggi.
– Jika menggunakan mikser duduk, pastikan perputaran garpu mikser berlawanan dengan perputaran mangkoknya (kom).
– Jika menggunakan mikser tangan, bisa menggunakan mangkok adonan yang terbuat dari kaca, plastik, atau stainless steel.

C. Oven
– Bisa menggunakan oven gas, oven listrik, atau kompor.
Untuk oven gas, pilih yang panas atas dan bawahnya seimbang
– Untuk oven listrik, pilih yang daya listriknya di atas 1000 watt
– Untuk oven dengan kompor, pilih tungku kompor yang sesuai dengan besar oven

d. Loyang
– Gunakan loyang berbahan aluminium atau antilengket.

2. Bahan

a. Telur ayam
Pilih telur yang dalam 1 kg berisi 17 butir. Telur yang telah dimasukkan ke dalam lemari es tetap bisa digunakan.
Jangan gunakan telur bebek karena cake yang dihasilkan berbau amis dan kaku.

b. Gula
Bisa menggunakan gula halus (tepung gula) atau gula pasir yang butirannya lembut.

C. Tepung terigu
Gunakan tepung terigu dengan kadar pratein sedang, yaitu 10%, misalnya Segitiga Biru. Agar terhindar dari kutu dan bau apek, simpan tepung dalam kulkas. Saat dikeluarkan dari kulkas, bisa langsung digunakan dan tidak perlu diayak.

d. Mentega dan margarin
Mentega (butter) berasal dari lemak hewani, sedangkan margarin berasal dari lemak nabati. Keduanya bisa digunakan dalam bentuk cair atau
dikocok. Untuk hasil yang lebih gurih dan lembut, gunakan mentega. Bisa juga kombinasikan 50% mentega dan 50%% margarin dalam 1 adonan.

e. Susu bubuk
Bisa menggunakan susu fullcream atau instan. Kegunaannya sebagai penambah rasa gurih. Namun, tidak masalah jika tidak menggunakan susu.

f. Maizena
Untuk menghaluskan tekstur cake. Tidak masalah jika tidak menggunakan maizena.

g. Emulsifier
Untuk mempercepat dan menyempurnakan proses pengadukan dari beberapa bahan yang berbeda berat jenisnya sehingga hasilnya lebih sempurna, misalnya TBM, Ovalet, dan SP. Gunakan dengan takaran yang pas Jika jumlahnya kurang, tekstur cake menjadi kurang halus dan bantat
Jika kebanyakan, cake jadi terlalu padat.

h. Pasta
Sebagai penambah rasa dan warna. Pasta terdiri atas berbagai rasa, seperti rasa cokelat, pandan, dan moka. Untuk rasa cokelat, tambahkan cokelat untuk memperkuat aroma cokelat.

i. Esen
Sebagai penambah rasa dan aroma.

j. Rum
Untuk menghilangkan rasa amis telur. Jika ingin menggunakan rum non alkohol, gunakan esen rum. Penggunaan esen rum juga menghemat biaya karena penggunaannya lebih sedikit.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih bahan cake
– Tidak perlu menggunakan soda kue dan baking powder karena menyebabkan tekstur cake menjadi lebih cepat kering

– Untuk cake rasa cokelat, jangan gunakan cokelat bubuk. Cake akan mengeras karena cokelat bubuk meresap air 10 kali lipat dari beratnya. Gunakan pasta dan esen cokelat

Demikian cara membuat cake berikut tips-tipsnya agar terhindar dari kegagalan. Selamat mencoba

Adi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *